Inilah Daftar Lengkap Tim dan Roster MPL ID S15

MPL ID S15 semakin mendekat, dan antusiasme para penggemar esports Indonesia mencapai puncaknya. Para pecinta Mobile Legends sudah tidak sabar untuk menyaksikan aksi tim-tim terbaik bertanding di MPL Arena, berjuang memperebutkan gelar juara sekaligus tiket menuju MSC 2025 Esports World Cup (EWC) yang akan diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi. Sebanyak sembilan tim papan atas akan berlaga, masing-masing dengan kekuatan pemain terbaik yang siap memukau dengan kemampuan dan strategi mereka.

Tim-tim Terbaik yang Siap Bertarung

Berikut adalah daftar tim yang akan berlaga di MPL ID S15, beserta para pemainnya yang siap bertanding:

  1. ALTER EGO
    Roster yang terdiri dari Syauki “Nino” Sumarno, Syahrul “Rinee” Ramadhan, Dalvin “Hijumee” Ramadhana, dan Dhannya Posa “Haizz” Hoputra siap menghadirkan permainan agresif. Pelatih Kenny “Xepher” Deo akan mengarahkan para pemain untuk mengoptimalkan strategi tim, meskipun dengan beberapa pemain yang memiliki tantangan besar.
  2. BIGETRON ESPORTS
    Tim yang dikenal dengan strategi taktis mereka ini kembali dengan roster lengkap yang melibatkan Luke Febrian “Luke” Valentinus dan Kenneth “Super Kenn” Marcello sebagai pemain kunci. Pelatih Patrick “E2MAX” Caidic akan menyiapkan mereka untuk memberikan performa maksimal di arena.
  3. DEWA UNITED
    Roster tim ini masih dalam tahap penyusunan dan akan diumumkan dalam waktu dekat. Para penggemar menantikan tim ini untuk hadir dengan kejutan.
  4. EVOS
    Dengan Regi “Regii” Marviola dan Albert Neilsen “Alberttt” Iskandar sebagai kekuatan utama, EVOS siap bersaing dengan roster yang kuat. Pelatih Adit “Aville” Rosenda akan menjadi otak di balik taktik tim.
  5. GEEK FAM
    Tim ini terdiri dari Mercy “Gobs” Ratuliu, Muhammad “Maykids” Akbar, dan Valent Agriansyah “Aboy” Putra. Pelatih Mark “Bluffzy” Reyes akan memimpin tim menuju kemenangan dengan strategi cerdas.
  6. NATUS VINCERE
    Tim yang dipenuhi pemain berbakat seperti Karsten “Karss” William dan Muhammad “Woshipaul” Sastradinata, siap menguji kekuatan mereka di panggung MPL ID S15. Pelatih Ronaldo “Do” Lieberth akan menjadi kunci strategi mereka.
  7. ONIC ESPORTS
    Roster tim ini masih akan diumumkan, namun para penggemar sudah sangat menantikan kehadiran tim ini yang terkenal dengan performa impresif mereka.
  8. REBELLION ESPORTS
    Roster tim ini juga akan diumumkan segera, dan banyak yang berharap tim ini akan menjadi pesaing berat bagi tim lainnya di MPL ID S15.
  9. RRQ HOSHI
    Tim legendaris ini hadir dengan roster kuat yang meliputi Rendy “Dyrennn” Syahputra dan Arthur “Sutsujin” Sunarkho. Pelatih Alfi “Khezcute” Nelphyana akan memimpin mereka menuju puncak.
  10. TEAM LIQUID ID
    Roster untuk tim ini juga masih dirahasiakan, namun para penggemar tentu menantikan kejutan dari tim yang satu ini.

Langkah Menuju Gelar Juara

Dengan beragam kekuatan dan pemain berbakat yang ada di setiap tim, MPL ID S15 menjanjikan persaingan yang sangat ketat. Beberapa tim masih melengkapi roster mereka, dan kami akan terus mengikuti perkembangan terbaru. Setiap tim berambisi untuk menampilkan yang terbaik di arena, dengan harapan dapat meraih gelar juara sekaligus tiket menuju MSC 2025 Esports World Cup.

Jadi, jangan lewatkan pertandingan seru dan penuh ketegangan ini! Ikuti setiap aksi dan dukung tim favorit Anda dalam perjuangan mereka menuju kemenangan besar di MPL ID S15!

Kiboy Buka Suara: Perasaan Setelah ONIC Berpisah dengan Fnatic, Ada Kekosongan?

Setelah keputusan berpisahnya ONIC Esports dengan Fnatic, salah satu pemain andalan ONIC, Kiboy, berbagi pandangannya mengenai perjalanan mereka bersama tim esports global tersebut. Kolaborasi antara Fnatic dan ONIC Esports dimulai pada musim 2024, yang mencakup divisi Mobile Legends di Indonesia dan Filipina. Walaupun ONIC ID mengalami tantangan besar selama 2024, divisi Filipina, Fnatic ONIC PH, sukses meraih prestasi gemilang dengan memenangkan beberapa gelar bergengsi, termasuk MPL PH dan M6 World Championship.

Namun, pada musim 2025, Fnatic memutuskan untuk mengakhiri kerjasama tersebut, dan hal ini menjadi topik perbincangan hangat di kalangan penggemar esports, termasuk Kiboy, yang dikenal sebagai roamer andalan ONIC Esports. Dalam wawancara eksklusif dengan GGWP di tengah acara MLBB x Arhan: Adu Mekanik, Kiboy menjelaskan perasaannya terkait keputusan ini.

“Sebetulnya, hubungan antara Fnatic dan ONIC itu lebih kepada urusan manajemen. Sebagai pemain, kita cuma mengikuti keputusan dan terima saja,” kata Kiboy dengan santai. Dia menambahkan, perjalanan ONIC di bawah bendera Fnatic selama 2024 tidak sepenuhnya berjalan mulus. “Kami memang sempat kurang hoki pada musim tersebut. Mungkin memang perpisahan ini yang terbaik untuk kedua belah pihak,” tambahnya.

Sebagai bagian dari tim yang dikenal memiliki banyak penggemar setia, Kiboy merasa bahwa perubahan suasana menjadi pilihan yang tepat setelah melihat dinamika yang terjadi selama musim tersebut. Walaupun timnya di Indonesia mengalami kesulitan, kesuksesan yang diraih Fnatic ONIC PH tetap menjadi pencapaian yang patut diapresiasi.

Musim 2025 menjadi awal baru bagi ONIC Esports, yang akan melanjutkan perjalanan mereka tanpa kerjasama dengan Fnatic. Kiboy, bersama dengan rekan-rekannya, tetap optimis dan siap untuk menghadapi tantangan baru di dunia esports, berharap dapat kembali bangkit dan meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan.

Dengan berakhirnya kerjasama ini, langkah ONIC Esports selanjutnya tentu akan menarik perhatian banyak pihak. Apakah perubahan ini akan membawa mereka ke arah yang lebih baik? Hanya waktu yang akan menjawab. Namun, dengan komitmen dan semangat tinggi dari para pemainnya, ONIC Esports memiliki potensi besar untuk terus bersaing di puncak dunia Mobile Legends.

ONIC Kiboy Antusias Hadapi EVOS di MPL ID S15: Game Bakal Lebih Keras dan Seru!

Menjelang dimulainya MPL ID Season 15, ONIC Kiboy mengungkapkan rasa penasarannya untuk menghadapi EVOS yang telah mengalami perubahan besar. Kehadiran Alberttt dan KYY dalam roster baru Macan Putih diyakini sang roamer sebagai tantangan baru yang ingin segera ia hadapi.

Setelah performa kurang memuaskan di MPL ID S14, manajemen EVOS melakukan perombakan besar-besaran guna menatap musim baru dengan lebih siap. Langkah pertama mereka adalah mendatangkan Alberttt dari ONIC Esports dalam transfer fenomenal yang mengejutkan banyak pihak. Selain itu, EVOS juga menjalani proses trial panjang dengan melibatkan pemain dari dalam dan luar organisasi guna membentuk komposisi terbaik.

Sejumlah pemain pun resmi meninggalkan tim, seperti DreamS yang kini bergabung dengan Alter Ego, Maykids yang merapat ke Geek Fam, serta Anavel yang kini menjadi bagian dari Bigetron Esports. Sebagai gantinya, EVOS mendatangkan KYY dari Bigetron untuk mengisi posisi roamer, meskipun tim masih memiliki Ivan alias Vaanstrong di dalam roster.

Dengan perubahan besar yang terjadi, ONIC Kiboy meyakini bahwa EVOS di MPL ID S15 akan tampil dengan kekuatan yang sangat berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Kehadiran Alberttt dan KYY menjadi faktor utama yang membuat dirinya ingin segera menghadapi Macan Putih di dalam pertandingan.

“Tim yang paling ingin saya hadapi itu EVOS, karena ada Alberttt dan Hengky (KYY) juga. Menurut saya, mereka berdua masih sangat jago, pengalaman mereka banyak, dan pasti bakal bikin pertandingan lebih sulit. Seru sih,” ujar Kiboy.

Tak hanya EVOS, Kiboy juga menyoroti betapa aktifnya seluruh tim dalam melakukan transfer pemain selama off-season. Ia mengaku sudah mengetahui seluruh pergerakan roster di MPL ID S15 dan mengantisipasi persaingan yang bakal berlangsung lebih ketat dari sebelumnya.

“Transfer pemain kali ini benar-benar gila. Semua tim berusaha menjadi lebih kuat, dan saya juga sudah tahu siapa saja yang pindah. Semoga MPL nanti bisa lebih menantang,” tambahnya.

Sementara itu, berbicara mengenai ONIC Esports sendiri, Kiboy menegaskan bahwa timnya akan berusaha kembali mendominasi liga MLBB tertinggi di Indonesia. Pemain bernama lengkap Nicky Fernando Pontonuwu itu optimistis ONIC Esports dapat mempertahankan performa terbaik mereka di MPL ID S15.

“Kalau dari ONIC, kami pasti akan berusaha kembali menjadi ONIC yang seperti biasanya,” pungkasnya.

Melihat berbagai perubahan yang terjadi, persaingan di MPL ID S15 dipastikan akan semakin sengit. Akankah ONIC mampu mempertahankan dominasinya, atau justru EVOS dengan wajah barunya akan menjadi ancaman serius? Kita nantikan aksinya di musim yang baru!

Freeze Contract Esports: Pandangan DeanKT dan Yeb tentang Dampak dan Fungsinya dalam Tim Esports

Belakangan ini, isu terkait Freeze Contract dalam dunia esports tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar esports Indonesia. Hal ini mencuat setelah Vice President ONIC Esports, Denver “Yeb” Miranda, memberikan pendapatnya tentang masalah ini. Banyak pihak yang meresponsnya di kolom komentar, dengan beberapa orang yang pernah mengalami dampak Freeze Contract berbagi pengalaman mereka.

Aldean “DeanKT” Tegar Gemilang, mantan Vice President EVOS Esports, juga ikut memberikan pandangannya terkait masalah ini. Dalam sebuah sesi live streaming di kanal YouTube miliknya, DeanKT menyatakan bahwa dirinya setuju sekaligus tidak setuju dengan Freeze Contract.

Menurut DeanKT, Freeze Contract adalah istilah yang sudah ada sejak ia memimpin tim esports. Freeze Contract berarti kontrak pemain dibekukan, namun durasi kontraknya tetap berjalan tanpa gaji, sehingga pemain tidak menerima penghasilan selama masa tersebut. Hal ini biasanya terjadi ketika seorang pemain melanggar kesepakatan yang tertulis dalam kontrak, seperti tidak memenuhi kewajiban kompetitif atau tidak mengikuti latihan yang ditetapkan oleh tim.

Menurut Dean, Freeze Contract adalah langkah terakhir yang diambil oleh manajemen untuk menyelesaikan masalah pemain yang melanggar kontrak. Ia menjelaskan bahwa meskipun pemain dibekukan, mereka tetap dapat diberikan tugas lain, seperti membantu sponsorship, menjadi talent, atau bahkan dipindahkan ke tim lain.

Terkait dengan pandangan Coach Yeb yang ingin menghapus pasal freeze, Dean menegaskan bahwa meskipun pasal freeze mungkin tampak keras, namun fungsi utamanya adalah untuk memastikan pemain tidak bersikap semena-mena. Dengan adanya freeze, tim esports dapat memberikan alternatif lain bagi pemain yang terkena freeze, seperti menawarkan pekerjaan di luar kompetisi atau memindahkan pemain ke tugas lain.

Albert Mundur dari Onic Esports: Apa Hubungannya dengan EVOS?

Albert resmi berpisah dengan Onic Esports setelah dua musim bersama tim tersebut. Melalui unggahan di akun media sosial, Onic ID mengucapkan selamat tinggal kepada Albert dengan pesan “Farewell Alberttt” dan “Thank You Alberttt” sebagai ungkapan terima kasih atas kontribusinya.

Albert bergabung dengan Onic pada MPL ID Season 12 setelah sebelumnya membela RRQ Hoshi, keputusan yang mengejutkan banyak penggemar, mengingat Albert saat itu adalah salah satu jungler terbaik yang bisa menyaingi Kairi. Namun, alih-alih bersaing dengan Kairi, Albert memilih untuk bergabung dengan Onic dan bermain bersama Kairi.

Sayangnya, perjalanan Albert di Onic tak sepenuhnya sesuai harapan para penggemar. Meskipun berhasil meraih dua gelar juara MPL ID berturut-turut, Albert lebih sering menjadi cadangan, hanya tampil sebagai pilihan kedua menggantikan posisi Kairi sebagai jungler.

Pada 6 Desember 2024, Albert resmi meninggalkan Onic Esports, dan kini perhatian beralih pada kemungkinan tim baru yang akan menjadi tujuannya. Banyak rumor yang beredar, terutama di kolom komentar Instagram Onic Esports, yang menyebutkan bahwa Albert akan bergabung dengan EVOS Esports. Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi atau konfirmasi dari pihak terkait, termasuk streamer seperti Mas Ade, R7, dan Bang Xinn.

Kemungkinan besar, Albert akan menemukan tim baru sebelum dimulainya MPL ID Season 15. Perpindahan ini menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu, dan perkembangan selanjutnya akan menarik untuk disaksikan.

ONIC Esports Ciptakan Sejarah dengan Mengoleksi Semua Gelar Bergengsi MLBB!

ONIC Esports kini tercatat dalam sejarah dunia esports sebagai organisasi pertama yang berhasil meraih seluruh gelar bergengsi di scene Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Terbaru, tim ONIC Filipina menorehkan kemenangan spektakuler di M6 World Championship yang digelar di Malaysia, menambahkan satu trofi berharga ke koleksi mereka dan mengukuhkan posisi ONIC sebagai pemegang trofi MLBB paling lengkap di dunia. Pada final M6 yang berlangsung di Malaysia, ONIC memperlihatkan permainan luar biasa dengan mengalahkan Team Liquid ID dengan skor meyakinkan 4-1 pada Minggu (15/12) malam WIB. Kemenangan ini menjadi puncak dari perjalanan panjang ONIC dalam meraih berbagai trofi bergengsi dalam dunia MLBB.

Deretan prestasi yang telah diraih ONIC Esports di dunia MLBB sangat mengesankan, meliputi 1x M6 World Championship, 6x MPL Indonesia, 1x MPL Filipina, 2x MSC (Mobile Legends Southeast Asia Cup), 2x MPL Invitational, 1x Piala Presiden Esports, dan 1x ESL Snapdragon Pro Series. CEO ONIC Esports, Justin Widjaja, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa timnya, dengan menyebut kemenangan di M6 sebagai bukti dari kerja keras dan semangat pantang menyerah seluruh anggota tim ONIC. “Kami tidak hanya melengkapi koleksi trofi MLBB, tetapi juga menunjukkan bahwa ONIC mampu menginspirasi generasi muda untuk meraih mimpi mereka,” ungkap Justin.

Sementara itu, Yeb, VP of Esports Franchise ONIC, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasihnya kepada para penggemar setia mereka yang dikenal dengan sebutan Sonic. “Kemenangan ini kami dedikasikan untuk Sonic dan seluruh komunitas Mobile Legends yang telah memberikan kontribusi luar biasa. Kami berkomitmen untuk terus menjaga sportivitas dan memberikan yang terbaik dalam setiap kompetisi,” kata Yeb. Perjalanan ONIC untuk meraih gelar juara dunia tidaklah mudah, mereka harus melewati tantangan berat melawan tim-tim terbaik dunia. Namun, berkat strategi matang, kerja sama tim yang solid, serta dukungan penuh dari penggemar setia (Sonic), ONIC mampu mengatasi setiap rintangan dan menciptakan sejarah yang tak terlupakan.